7 Hari Koma, Model Rini Puspitawati Meninggal Dunia

Spread the love

7 Hari Koma, Model Rini Puspitawati Meninggal Dunia

7 Hari Koma, Model Rini Puspitawati Meninggal Dunia

Model cantik Rini Puspitawati meninggal dunia di RSUD dr Soedono Madiun, Sabtu (20/10/2018).

Wanita asal Ngawi itu mengembuskan napas terakhirnya usai tujuh hari mengalami koma.

Kabar meninggalnya Rini Puspitawati diunggah dari akun gosip Lambe Turah. Selain itu, Kanit Laka Satlantas Polres Magetan, Ipda Yudi, saat dihubungi wartawan, juga membenarkan kejadian tersebut.

Dengan begitu, polisi mencatat tidak ada korban selamat dalam kecelakaan maut yang terjadi di Sarangan. Sebelumnya, rekan Rini Puspitawati bernama Ragil lebih dulu tewas di lokasi kecelakaan.

Seperti diketahui, model cantik Rini Puspitawati mengalami kecelakaan di kawasan Sarangan, Jawa Timur, Sabtu (13/10/2018).

Mobil CR-V yang dikemudikan Rini masuk ke dalam jurang. Belum diketahui penyebab pasangan bukan suami-istri ini bisa masuk ke jurang tersebut.

Menurut saksi mata, Ragil yang duduk di kursi depan penumpang sempat terlempar keluar mobil sehingga meninggal di tempat.

Sedangkan Rini Puspitawati mengalami koma usai terhimpit badan mobil yang ringsek. Rini dikabarkan menderita trauma otak yang menyebabkannya koma berhari-hari.

Rini Puspitawati, pengemudi Honda CR-V yang terjun ke jurang Sarangan meninggal dunia. Rini meninggal setelah mengalami koma dan kritis karena mengalami cedera otak dan dada.

“Iya, korban atas nama Rini meninggal sekitar pukul 10.00 WIB tadi,” ujar Kabid Pelayanan RSUD dr Soedono Madiun dr Saiful saat dihubungi detikcom Sabtu (20/10/2018).

Selama dirawat, Rini belum sadarkan diri sejak kecelakaan enam hari yang lalu. Jenazah Rini kata Saiful telah dibawa ke kamar jenazah. “Protap kita itu dua jam setelah meninggal baru dibawa ke IKF (kamar jenazah),” kata Saiful.

Sementara itu dokter ICU RSUD dr Soedono Madiun Mirza Koeshardiandi, dr. Sp.An-FIPM mengungkapkan, janda cantik warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi itu belum sadarkan diri sejak kecelakaan pada Sabtu (13/10) lalu. Perempuan 26 tahun itu mengalami trauma otak.

“Jadi prinsipnya itu kalau masih belum keluar dari ruang ICU masih belum stabil dan kritis,” terang Mirza.

Kondisi Rini, kata Mirza, sempat membaik di tingkat sadar otak pada Kamis (18/10) sore kemarin. Tetapi kondisi Rini masih belum sadarkan diri dan masih menggunakan alat bantu pernapasan hingga akhirnya meninggal.

Mirza mengatakan saat itu upaya yang sudah dilakukan tim medis yakni dengan melakukan terapi suportif kepada Rini.

Sebelum dibawa ke RSUD dr Soedono Madiun, Rini dirawat di RSUD Sayidiman Magetan. Rini di RSUD Sayidiman selama dua hari sebelum dipindahkan ke RSUD dr Soedono dengan alasan alat medis yang lebih lengkap.

Dalam kecelakaan yang terjadi pada Sabtu (13/10) tersebut, dua penumpang mobil Honda CR-V tewas. Korban pertama adalah Ragil Supriyanto (34), warga Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ragil tewas di lokasi. Korban kedua adalah Rini Puspitawati (26), warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Rini meninggal setelah 2 hari dirawat di RSUD Sayidiman Magetan dan 5 hari dirawat di RSUD dr Soedono Madiun.

Ditemukan Kondom di Mobil Rini Puspitawati, Milik Siapa?

Polisi menemukan kondom di puing mobil Honda CR-V yang jatuh ke jurang Sarangan pada Sabtu (13/10/2018). Kondom itu ditemukan anggota saat mengumpulkan puing body mobil yang tertinggal.

“Ada kondom di puing bodi mobil, dua kondom,” ujar salah seorang anggota pos Lalu Lintas Polres Magetan yang enggan disebut namanya kepada detikcom, Sabtu (20/10/2018).

Dua kondom tersebut adalah kondom yang belum digunakan yang masih terbungkus kemasan plastik dan kondom bekas pakai. Sebelum kondom ditemukan di puing bodi mobil, polisi tersebut mengatakan bahwa kondom itu sudah ada sejak awal kejadian.

Kondom itu ditemukan di bawah kursi belakang CR-V yang dikendarai Rini Puspitawati (26). Kasat Lantas Polres Magetan AKP Himmawan Setiawan saat ditanya tentang temuan kondom itu mengaku akan melakukan kroscek.

“Ya nanti gini, TKP yang sekarang sudah rusak kita lihat dulu itu sudah berapa lama. Apa kejadian itu yang murni Itu yang lagi diselidiki terus oleh kami,” kata Himmawan.

Dikatakan Himmawan, saat ini pihaknya melibatkan tim saksi ahli dari Dinas Perhubungan untuk mengungkap musibah yang terus viral di medsos tersebut.

Honda CR-V bernopol T 1201 EJ yang ditumpangi 2 orang terjun ke jurang jalan Raya Sarangan Plaosan Magetan pada Sabtu (13/10/2018). Kecelakaan iu merenggut nyawa Ragil Supriyanto (34), warga Desa Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Ragil tewas di lokasi.

Sedangkan pengemudi Rini Puspitawati (26), warga Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi, kondisinya kritis. Hingga 6 hari setelah kecelakaan, Rini yang dirawat di RSUD dr Soedono Madiun belum sadarkan diri. Rini saat ini masih menjalani perawatan di ruang ICU dan masih koma karena mengalami cedera otak dan dada.