Kandas Di 8 Besar Liga Champions, Manchester City Makin Liar

Sepakbola – Kandasnya langkah Manchester City dalam babak perempatfinal Liga Champions membuat mereka gagal untuk  menoreh Quadrupel. Hal ini memungkinkan  berpeluang untuk bermain semakin liar dalam melakukan balas dendam yang membuat Liverpool harus dapat mengatasi upaya tersebut.

The Citizens memang berhasil menang 4-3 saat menjamu kedatangan Tottenham Hotspur pada leg kedua perempatfinal Liga Champions. Walaupun total agregat adalah 4-4, tapi Man City harus tetap mengakui keunggulan dari lawannya, Spurs atas gol tandang sebelumnya.

Hasil itu membuat City harus mengubur mimpinya meraih Quadrupel untuk musim ini. Walaupun, mereka sudah menjuarai Piala Liga Inggris. Saat ini terdapat dua kompetisi yang masih diburu oleh City yaitu Primer Inggris dan Piala FA.

Gagalnya Manchester City mendapatkan Quadruple seharusnya menjadi kabar yang cukup baik terutama bagi lawan-lawan besarnya, yang membuat Pep Guardiola batal menoreh sejarah. Tapi James Milner, Pemain asal Liverpool berpikir sebaliknya.

Dia percaya City kini bakal ingin melakukan penebusan. Terlebih Sergio Aguero dkk akan menghadapi lawan yang sama yakni Tottenham di Etihad Stadium, Sabtu (20/4) malam WIB.

City dan Liverpool sendiri tengah bersaing ketat di papan atas Liga Inggris. Liverpool sementara memimpin klasemen dengan 85 poin dari 34 laga, unggul dua poin dari City di posisi dua yang baru bermain 33 kali.

“Mereka bukan tanpa alasan jadi juara Premier League, jadi saya yakin mereka akan bereaksi seperti seorang juara dan melaju lagi pada akhir pekan,” kata Milner dikutip Sky Sports.

“Tapi Spurs juga akan geregetan dan ingin bangkit serta melaju lagi, setelah sebuah hasil bagus yakni lolos ke semifinal. Mereka adalah dua tim top dan saya yakin ini akan jadi pertandingan menarik untuk kubu netral.”

“Jelas hasil ini (tersingkir dari Liga Champions) mengecewakan untuk mereka dan mereka akan berusaha keras untuk pertandingan tersisa di musim ini. Kami bisa memantaunya, tapi yang bisa kami lakukan cuma fokus ke pertandingan kami sendiri. Kami hanya bisa mengontrol apa hasil-hasil kami,” imbuhnya.