Solskjaer Akui Banyak Pesepakbola Ingin Bergabung Dengan Manchester United

Spread the love

MobarezPress – Pelatih dan sekaligus eks pemain dari Manchester United, Ole Gunnar Solskajer mengungkapkan bahwa terdapat banyak pesepakbola yang berniat untuk gabung ke dalam timnya.

Dikabarkan, Tim Setan Merah sedang mempersiapkan agenda pendekatan pemain berskala besar pada bursa transfer musim panas mendatang. Hal ini menjadi tujuan yang sudah direncanakan oleh sang pelatih, Solskjaer ketika dirinya resmi menjadi manajer tetap dari Manchester United.

Ander Herrera, Juan Mata, dan Antonio Valencia menjadi pemain yang masuk ke dalam daftar para pemain yang berpeluang akan hengkang dari Manchester United pada bursa transfer mendatang.

Manchester United berada di urutan ke-6 dalam tabel klasemen Liga Primer Inggris untuk musim ini, tentunya hal ini yang menjadi persoalan baru yang mereka terima dalam mendatangkan pemain baru.

Walaupun demikian, sang pelatih, Ole Gunnaer Solskjaer mengakui bahwa masih terdapat banyak pesepakbola berkualitas yang berminat untuk bergabung bersama Manchester United.

 

“Mungkin anda akan terkejut mendengar kabar, bahwa banyak sekali agen yang mengatakan tentang keinginan dari setiap pemain yang mereka tangani untuk bergabung dengan tim saya,” ucap Solskjaer.

“Kami mempunyai potensi sebagai klub besar dengan sejarah yang spektakulet, kami inilah yang menjadi menarik dari Manchester United dan kami akan segera kembali ke masa kejayaan.

“Permainan dari skuat Manchester United dianggap kurang memuaskan dalam beberapa musim terakhir, tapi para pemain di luar sana rupanya masih berniat untuk hijrah ke dalam tim kami,” sambungnya.

Menurunnya kualitas dari permainan Manchester United disebabkan oleh kebijakan transfer pemain yang kurang pas. Setelah usainya masa emas era Sir Alex Ferguson, transfer yang dilakukan oleh pihak klub nampaknya kurang terkontrol.

Dimana, hanya mementingkan nama-nama besar tanpa mengetahui kebutuhan yang seharusnya bisa meningkatkan performa dari Manchester united. Kekosongan kursi direktur olahraga menjadi penyebab utama dalam pembelian pemain yang terasa asal-asalan demi mendapatkan keuntungan.